Showing posts with label Wisata Puncak. Show all posts
Showing posts with label Wisata Puncak. Show all posts

Saturday, October 12, 2013

Pemandangan Puncak ala Bantaeng

Hai para pecinta petualang. Disini saya sedikit berbagi tentang beberapa daerah yang saya datangi. Mudah-mudahan bisa menjadi referensi lokasi yang perlu anda datangi. Sampai saat ini, lokasi yang masuk dalam daftar saya hanya berlokasi di Sulawesi Selatan saja. Misalkan Bantaeng sebagai kota kelahiran saya, Bulukumba, Barru, Maros, Takalar, dan Pangkep. Memang tergolong sedikit dan juga sebagian bukan merupkan tempat pavorit. Tapi saya akan memberikan sebuah sudut pandang yang indah meski lokasinya tidak begitu terkenal.

Insya allah postingannya asli karya saya alias tidak plagiat dari blog yang lain. Perkenalkan, saya dipanggil teman-teman dengan sebutan Alga, tapi jangan sangka saya adalah salah satu penghuni biota laut yang biasa juga disebut agar-agar. Nama lengkap saya Muh. Algasali, asli pemberian orang tua. Selama ini saya berdomisili tidak tetap di wilayah Makassar dan sekitarnya. Maksud saya belum punya rumah tetap, maklum menikah baru di niat saja. Eitsss... tapi jangan sangka saya lagi cari jodoh di sini. 

Kalau penjelasannya agak ngawur, maaf saja. Blog ini dibuat untuk kesenangan bukan untuk sesuatu hal sangat serius dan perlu di pikirkan dalam-dalam. Kalau Anda perokok pasti pernah dengar dengan kata ENJOY AJAA. Tapi sayang, saya bukan perokok. Makin ngawur kan.

Foto di samping berlokasi di Montea, Kabupaten Bantaeng. Jika Anda belum pernah ke sana cukup tanyakan saja ke orang Bantaeng, "Dimana tempat Strawberry". Lokasi tersebut sekarang berubah menjadi Lokasi Agrowisata Bantaeng. 

Suasananya sama halnya dengan beberapa tempat tinggi lain misal malino. Udara sejuk dan kental dengan suasana perkampungan. Dari lokasi ini, kita dapat memandang kota Bulukumba dari juah dan sebagian wilayah Jeneponto. Meski terletak di Kaki pegunungan Lompo Battang namun akses transfortasi lancar. Jalanan Aspal Coooyyy.

Saran saya, jika ingin mendatangi tempat ini, sebaiknya pada musim panen. Apalagi kalau yang di panen adalah Wortel. Kondisi seperti itulah yang membuat saya tau manisnya daging wortel. Yang dijual di pasar-pasar itu (apalagi kalau udah di kota besar) adalah wortel yang tua dan tentunya tidak sesegar yang baru panen, sehingga rasanya agak pahit jika dimakan mentah.

Di bawah ini beberapa view/gambar dari montea. Modelnya amatiran, tapi cukup untuk koleksi pribadi.

Bulu Dua Soppeng

Kali ini saya akan membagi pengalaman yang cukup menarik. Awalnya saya cuma penasaran tentang gunung "Bulu Dua". Nama gunung itu sendiri dalam bahasa Indonesia berarti "Gunung Dua", karena si Doi sering menyebut tempat itu makanya suatu ketika saya jalan-jalan ke sana. Menyusuri jalan yang menikung tajam akhirnya saya sampai juga di tempat itu. 
Seperti inilah gambar "Bulu Dua". Gunung tersebut adalah gunung batu yang memiliki dua puncak yang hampir sama tinggi. Di tempat saya mengambil gambar adalah sebuah rumah makan. Keunikan rumah makan ini adalah menyediakan ikan segar diantaranya ikan patin dan mas. 
Di sekeliling rumah makan itu adalah kolam-kolam ikan. Saat itu saya tidak makan sich, cuma liat-liat ikan saja.